Sabtu, 28 Mei 2011

Ikuti Kata Hati

Sudah seminggu ini saya sibuk dengan urusan membuat CV yang baik. Saya ingin resign dari kantor, karena momennya juga sesuai bebarengan dengan berakhirnya sekolah S2 saya, amiin. Saya berencana melamar kesana kemari dengan bidang ilmu dan pengalaman kerja saya. Tapi, setelah saya baca-baca lagi dan renungkan, apa memang ini yang saya inginkan ?

Apa benar saya mau bekerja di kantor-kantor tersebut dengan urusan yang tak saya pahami.

Saya ingin menikah, itu pasti. Dan untuk menuju ke arah sana dibutuhkan persiapan materi yang kuat agar tidak banyak masalah nantinya. Saya akhirnya merasa materi menjadi penting, tadinya mungkin tidak terlalu merisaukan masalah itu. Tapi malam ini, setelah saya renungkan lagi, materi dan kerja keras itu penting. Tapi apa dengan cara ini ? Apa kerja keras saya harus saya lakukan di lahan itu ? Bukankah saya sendiri mempunyai sedikit ilmu yang mungkin orang jarang mempunyainya ?

Dari mana saya harus memulai ? Apa saya harus pulang ke kampung dan mau dicap sebagai 'pengangguran'? Itu adalah hal yang paling menyiksa saya.

Tiba-tiba tadi bapak telepon. Hari Jumat bapak mau ke tempat saya. Saya kemudian berpikir lebih lanjut, kalau saya bisa dipercaya oleh orang tua untuk dapat mengelola keuangan dengan target yang sangat cepat, saya mungkin akan terbantu untuk menyusun business plan itu. Apakah orang tua mau percaya ? Apa saya berhasil ?

Saya orangnya moody, cepat sekali berubah pikiran dan berganti suasana hati. Tentu menjadi tidak mudah untuk mengembangkan diri sendiri karena bisa-bisa saya nggak berkembang karena malas. Tapi, saya juga mempunyai kelemahan cepat jenuh, dan sekalinya jenuh akan mengalami kejenuhan mendalam dan menjadi prokastinator. Selain itu, saya tidak bisa menolak permintaan orang lain walaupun permintaan itu agak mustahil. Di dunia kerja, ini menjadi sulit untuk dipertahankan.

Kelebihan saya adalah : imajinasi konseptual serta kemampuan investigasi. Saya adalah orang yang sangat menyukai permainan konsep, debat, counter argument, dan juga menyukai "tuduhan". Maksudnya ? Saya suka menuduh, kemudian dari tuduhan ini saya akan berusaha mencari bukti-bukti yang menguatkan saya untuk mendapatkan justifikasi kalau tuduhan saya benar atau salah. Saya lebih suka merumuskannya dengan istilah 'investigasi', daripada riset.

Tik tok tik tok.

Ah, saya tahu apa yang ingin saya lakukan sekarang. Mungkin saya tidak perlu menyebar CV, tapi saya akan membuat proposal bisnis yang akan saya kembangkan. #randomthoughts

3 komentar:

dhay mengatakan...

hola junoo. gue suka tampilan blog lo deh. hoho.

wah, bung juno jangan sering-sering gelisah dong. berari ada sesuatu yg mengganggu ya, jun? *sotoy*

jadinya si cv diabaikan, nih? yuk ah, berwirausaha saja:D

juno mengatakan...

@dhay : makasih :) blogspot suka ada tampilan yg baru2,tapi kemudian cepet diganti oleh empunya blogspot, mungkin terkait dengan hak cipta.

gelisah ?? aduh dhay jangan ngomong jorok disini wkwkwkwkwk. semua orang kan punya masalah dan masa lalu *ceilahh

cv ? ah, itu mah lg ababil aja. ini skrg gw malah lg ngirimin CV. bokap gw kesini gw ajak wisata kuliner aja wkwkss

Anonim mengatakan...

ah...ndak jadi wiraswasta ya? kenapa om? padahal lebih menantang lho...buka kayak warung jejamuran di sukoharjo atau solo pasti laris tuh...sambil jadi penulis lepas...kau bisa tetap idealis tanpa tertekan orang lain...merdeka ka ka ka...ayo Juno....bikin usaha aja...